Brian yang melihat Dewa dari jendela kamarnya segera menelpon security depan, untuk mengijinkan Dewa pergi. seolah mereka tak tahu. ia sadar tak mungkin baginya melarang Dewa pergi. ia hanya ayah yang telah lama pergi dari hidup anaknya dan semua itu karena ketidak tahuannya. tapi sebentar lagi Brian akan mengetahui dengan jelas siapa Dewa. Dewa yang tak menaruh curiga segera melesat dari kediaman Brian, ia fikir dirinya sedang beruntung, saat itu semua satpam sedang tak ada ditempatnya. --- Dewa segera menemui Nesa melanjutkan niatnya yang tertunda. tak mau membangunkan yang lain, Dewa lebih memilih mengetuk jendela Nesa berharap gadisnya yang membuka langsung. "Nesa.. ini aku Dewa" bisiknya pelan, didepan jendela. "Dewa..." sahut Nesa ceria. "Malam ini ikut aku keluar, ada hal ya

