Blind Love 42

1149 Kata

"Aku mohon jangan suruh aku pergi..." bagi orang yang dalam hidupnya selalu sepi, sebuah perpisahan adalah mimpi terburuk dalam hidupnya. "Dewa..." Lirih Nesa. Ia menangkup mulutnya menahan isak tangis yang meronta ingin keluar. "Tolong lepaskan aku!" Nesa tak yakin bisa kuat menipu Dewa lagi, disaat seluruh tubuhnya ingin memeluk laki-laki yang tengah menangis dibawahnya. Perlahan pegangan Dewa mengendur, ia tahu ada sesuatu hal yang tak bisa dipaksa didunia ini. Cinta misalnya? Ia sadar dirinya juga bukan siapa-siapa Nesa, dan ia tak ingin membebani kehadiranya pada hidup Nesa. isak tangis laki-laki itupun semakin melemah meski ia masih bersimpuh dan tertunduk. Nesa yang tak kuat lagi memilih masuk kekamarnya, hatinyapun jauh lebih hancur dibandingkan Dewa, ia yang telah mengakhiri ki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN