Tragedi Anak Kembar #1

1405 Kata

Aku terpaku di depan laptop, menulis pengalamanku selama ini. Setiap aku membaca ulang, aku teringat lagi kenangan dulu. Rasanya baru terjadi kemarin. Sejak aku lulus para penghuni sekolah masih sering mengunjungiku, sekedar menyapa atau mampir sebentar. Kalau diingat lagi masa sekolah terlalu banyak genre horor. Meski aku berharap kehidupan yang biasa saja, nyatanya selalu ada permasalahan yang datang. Setelah lulus aku mulai mempertanyakan kenapa sekolah sering mengalami kejadian kesurupan masal. Selalu di tanggal tertentu, aku sampai hafal. Kejadian kesurupan masal sudah seringb terjadi sebelum aku masuk. Angkatan sebelumnya juga sering mengalami. Saat aku bertanya kepada pak Idris beliau selalu menggeleng. Lagipula setelah aku lulus, pak Idris juga pindah mengajar ke sekolah lain. Par

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN