Sudah seminggu ini aku mengalami kesurupan terus menerus. Penyebabnya mungkin karena usiaku yang sebentar lagi bertambah dan aku belum bisa mengendalikan diriku sendiri. Belum lagi para penghuni sekolah yang semakin gencar mendekatiku. Salah satu sosok yang merasukiku bahkan masih mengikutiku. Aku dibuat kesal oleh tingkahnya yang benar-benar mengalahkan ABG puber sedang kasmaran, sangat berbanding terbalik dengan penampilannya yang suram. Kuntilanak genit yang menamai dirinya Nyimas. Aku menutup telingaku dengan bantal kuat-kuat. Tapi suara jeritannya masih bisa aku dengar. Kesal aku melempar boneka beruang besarku ke arahnya. Hasilnya bonekaku malah menembusnya. Membuat suara jeritannya berubah menjadi suara tawa seolah mengejekku. Nyimas melayang di atas lemari pakaian sambil memainkan

