Perantara Dua Dunia #1

937 Kata

Karena lampu dan proyektor di kelasku mati kami dipindahkan ke ruang kelas yang berada di paling pojok dan letaknya bersembunyi di antara dua kelas. s**l bagiku karena ruang kelas baruku penghuninya bisa dibilang tidak ramah sama sekali. Suasana lembab, pencahayaan yang minim, dan dinding belakang yang sedikit berlumut menjadikan kelas ini tempat ideal untuk mereka. Apalagi mereka terus menuntutku untuk menyampaikan pesan mereka. "Kemarin yang tampil silat ganteng-ganteng yah?" Lia memulai aksi fangirlingnya. "Paling wow itu yang duel di atas panggung. Manis banget." Dan diikuti oleh lainnya. Aku berpura-pura mendengarkan musik, mengabaikan obrolan mereka yang seenaknya bergerombol di mejaku. "Ganteng tapi serem. Apalagi penghuni sekolah nggak suka sama mereka." Kalimat Edel membuatku t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN