Senyum itu merekah dan mata itu penuh binar bahagia. Dia berhasil mengacaukan segala hal, berhasil mengalihkan fokus orang-orang akan kejadian di depan sana. "Kau sudah melakukannya?" tanya seorang pria. Wanita itu hanya mengangguk, lalu melangkah pergi. Dia memang bukan orang yang suka bicara terlalu banyak, dia hanya akan menuntaskan semua ambisi dan keinginannya. "Ratu Laura, kenapa kau tak menjawabku?" suara itu menggema di antara pepohonan. "Raja Aetris, kau hanya perlu menikmati. Dan bersiaplah untuk melakukan serangan." ucap ratu Laura sambil melangkah pergi. Mendengar jawaban ratu Laura membuat raja Aetris jengkel, dia melangkah cepat lalu memegang tangan wanita tersebut. Berhenti, ratu Laura mengalihkan tatap pada sang raja, tersenyum ringan lalu menghempaskan tangan pria it

