“Ta, jujur sama kita kamu ingat siapa Bulan?” tanya Yuyun setelah ia bisa mengendalikan dirinya yang terkejut. Tita menggeleng. “Aku enggak tahu siapa Bulan. Tapi.. setiap mendengar nama itu. Hati aku sakit.” Ucap Tita pelan menyentuh dadanya. “Ta, Bulan dia..” Jihan terhenti dan menatap Yuyun. “Kalian juga mau menutupi? Kenapa Angkasa, kalian menganggap aku orang yang enggak berhak tahu apa-apa? Kamu tahu gimana shocknya aku ketika aku hanya seorang anak yatim piatu yang miskin? Gimana bingungnya aku mengetahui kalau aku terbangun dengan kondisi usia 29 tahun dan menikah?” Tita terisak. “Aku takut! Aku ngerasa sendiri, aku ngerasa asing.” Yuyun dan Jihan serentak memeluk Tita. “Ta, kita enggak bermaksud menutupi apapun dari kamu. Tapi kami enggak sanggup lihat

