Hukum Karma

1200 Kata

"Gila, ngapain lu kasih lihat video kotor kaya gini?" omel Anjas sebal. Bisa-bisanya dia begitu patuh saat Dika menawarkan akan memperlihatkan film terbaru. Sejauh ini, ke duanya suka saling tukar judul film baru. Terutama film action Barat, tapi sekarang malah dikerjai oleh Dika. Malah sekarang Dika cekikikan lagi karena hatinya puas telah memancing sensitivitas seorang laki-laki dengan video esek-esek. "Sudah, sana pulang! Minta jatah sama istri lu!" Anjas membuang napas kasar seraya melipat kerah turtleneck agar lebih lega dalam bernapas. "Percuma, gak akan terpancing. Iman gua masih kuat." Untung Anjas hanya melihat sepintas saja, coba kalau dia tatap lekat setiap adegan dari video yang diputar oleh Dika, bisa-bisa dia berakhir ke kamar mandi untuk membuang calon bayinya. "Yakin?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN