Pukul 8 malam, usai makan malam. Tian mengantar Lucy pulang. Jangan menyalahkan Lucy karena banyak makan. Ada makhluk hidup lain dalam perut Lucy, yang juga butuh makan. Jadi, kalau ia makan anaknya yang makan bukan dirinya. Dirinya cuman bagian mengunyah dan menelan saja. Ingat, ibu hamil tidak pernah salah ya. Kalian harus mengalah. "Terimakasih untuk hari ini." Tian tersenyum, sekali lihat pun, tersirat di wajah Tian menunjukkan energi dan aura positif. "Aku yang berterimakasih. Terimakasih sudah membuat hatiku berbeda kali ini." Berbeda. Jauh berbeda. Dulu, untuk bersama Lucy ia harus pura-pura bodoh. Sok tidak tahu tempat yang ia datangi adalah butik Lucy, kebetulan ia sedang mencari kado waktu itu. Sekali dayung dua pulau terlampaui. Ia dapat kado untuk Mommynya, ia juga bisa mengo

