----------------------------------- ALYA KIRANA DJATI (POV) : ----------------------------------- "Iya Mba, saya istrinya Mas Rendi. Maaf boleh saya minta waktunya sebentar gak Mba?" Dadaku berdesir. Kakiku lemas tapi aku berusaha menahannya. 'Aku harus kuat, aku harus kuat.' "Mau bicara apa? Waktu saya gak banyak. Dan saya belum siap ketemu suami Mba. Kalo Mba mau, kita bicara di taman sana." Aku menunjuk bangku panjang yang ada di pojok pinggir taman. Tempatnya di ujung, jadi tidak akan terlalu banyak orang berlalu lalang melewati kami. "Gapapa sebentar aja." Aku melihat sikapnya yang sedikit gugup saat akan berbicara. Riana sekarang sedang memangku obat-obatan dan beberapa botol infus, yang mungkin baru saja dia tebus dari apotek. Aku mencoba mencairkan suasana karena s

