Troy mengira, sudah seharusnya dia merelakan Nico untuk Disa. Karena Nico menyukai Disa, dan bukan dirinya. Lagipula, bukankah itu bagus? Kalau Disa bersama Nico, berarti Disa bisa menghilangkan perasaannya pada Troy. Iya, 'kan? Dan Troy bisa bebas dari perasaan bersalah karena tidak bisa menerima Disa. Mungkin ini memang nasib Troy untuk merelakan Nico dan Disa berpacaran. Asal Disa bahagia, Troy pasti juga akan bahagia. Troy memikirkan semua itu semalaman. Dia sulit tidur semalam. Ponselnya memang dimatikan, tapi dia tidak bisa tidur hingga jam dua pagi. Dia memikirkan semua itu. Dia memikirkan Disa yang akan lebih bahagia bersama Nico, karena Nico normal. Tidak seperti dirinya yang gay. Mungkin ini yang terbaik. Begitu

