I Surrender

1503 Kata

"Kamu di mana, Jul?" Jhony menggigit ibu jarinya sementara sebelah tangannya menggoyangkan stir dan melajukan mobil tanpa tujuan kecuali satu. Menemukan Juli dan Andri, calon ayah mertuanya. Jhony yakin mereka masih di sekitar Tokyo, tapi Tokyo sebuah kota yang ramai, baik dengan pejalan kaki atau mobil yang lalu lalang di jalan dan kota itu masih asing untuknya tidak seperti Jakarta atau Bekasi.  Pandangan Jhony menyusuri trotoar, melihat pejalan kaki yang ramai berjalan di trotoar, tapi tak sekalipun terlihat Juli dan Andri disana. Seketika Jhony menangis membayangkan Juli yang tak membawa uang banyak dan kini mereka pergi entah kemana.  Jhony cemas dan putus asa. Ia menepikan mobilnya di bahu jalan lalu berteriak sambil menghentak kedua tangan di atas stir. Wajahnya tertunduk dan a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN