Tiga Puluh Dua

1609 Kata

Karena kebahagiaan itu adalah pilihan. Kamu yang merasakannya dan kamu juga yang bisa menebarnya pada orang lain atau menyimpannya sendiri. _____ "Mau sampai kapan berdiri disitu?" Pertanyaan Alfath membuat Kai menoleh sebal kemudian menduduki sofa yang berjauhan dengan Alfath. "Deketan sini, kayak orang marahan saja" ucap Alfath menepuk tempat di sampingnya. "Mas emang marah kan?" tanya Kai sarkas, enggan duduk disamping Alfath. "Enggak. Kata siapa?" Kai bersedekap. Kalau bukan marah, lalu apa? Bersikap cuek dan terkesan tak peduli. "Aku, barusan." jawab Kai malas. Alfath tak menanggapi jawaban Kai, juga tak lagi memaksa Kai untuk duduk disampingnya. "Ponsel kamu kenapa gak aktif?" tanya Alfath. "Rusak, aku lempar kemarin" jawab Kai. Alfath menggaruk pelipisnya. Perasaan,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN