SEPULUH

2059 Kata

Hal yang lebih menakutkan dari tiba-tiba disuruh maju untuk mengerjakan soal pelajaran matematika, adalah bertemu dengan keluarga 'calon' pasangan hidupmu -Khaylila yang sedang gugup ~                            Kai duduk bersila di teras rumah Oma nya yang sejuk. Rumah yang memberikan banyak kenangan untuk Kai. Kata mas Haris, dulu sebelum Papi dan Maminya sesukses sekarang keluarga mereka pernah tinggal di Malang, tetapi pindah ke Jakarta saat Kai masih di kandungan Maminya. “Tumben pagi-pagi sudah bangun?” tanya Oma Kai lalu duduk disamping sang cucu bungsu. Kai menolehkan kepalanya lalu berbaring di pangkuan Omanya. “Harus lah Oma, kata Mami gadis itu harus bangun cepat biar nanti terbiasa setelah menikah gak malas-malasan” jawab Kai lalu memeluk pinggang Omanya. “Gak dingin tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN