Poison

1736 Kata

Musim dingin yang Zara lalui tidak pernah terasa sedingin ini. Dia memeluk dirinya sendiri dengan mantel tebal dua lapis yang ia kenakan. Padahal penghangat ruangan bekerja sempurna, namun Zara tetap merasa kedinginan. Sudah hampir setengah jam berlalu sejak ia sampai di restauran untuk undangan makan malam yang Rasyid tawarkan padanya. Namun lelaki itu belum juga datang. Zara mengecek arloji di tangan dan berjanji jika dalam lima menit Rasyid belum juga berada di sana, maka Zara akan memutuskan pulang. Dan tepat lima menit berlalu, ketika Zara hendak berdiri, pintu restauran terbuka dan Rasyid masuk ke dalam mengenakan setelan kantor rapi yang dibalut mantel hitam sama seperti Zara. Rasyid tersenyum menyesal pada Zara. “Maaf, ada urusan mendadak yang harus aku selesaikan lebih dulu. A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN