Bab 85 - Kode Lama (3)

1892 Kata

Suara napas Leonel yang tersengal di balik masker oksigen menjadi satu-satunya bunyi yang mengisi keheningan mematikan di ruangan itu. Semua mata tertuju pada Aruna yang meringkuk di lantai dengan bahu bersimbah darah, namun senyum di bibirnya tidak pudar. Tiba-tiba, ponsel Matteo di genggamannya bergetar hebat. Nama Reina berkedip di layar. Matteo segera mengangkatnya lalu menyalakan pengeras suara. "Matteo!" Suara Reina terdengar gemetar namun tajam. "Jangan percaya sepatah kata pun dari mulut Aruna. Aku baru saja meretas folder tersembunyi di email lama yang dia gunakan." Reina menarik napas sejenak sebelum melanjutkan. "Dia melakukan kesalahan fatal. Ada file laporan autopsi digital dan juga rekaman suara yang tertinggal di cloud keluarga saat dia mencoba menghapus jejaknya." Ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN