Dibawa santai

2081 Kata

~Author POV Waktu berjalan hingga satu jam kemudian, buat mereka terbuai dalam lelap yang damai. Sudah mengubah posisi, bergantian Dillah yang memeluk suaminya. Hingga ponsel berdering, milik Athaar. Athaar mengernyit saat melihat nama adik perempuannya, segera dia menjawab, “kalian di mana? kok rumah sepi, mobil Aa juga nggak ada?!” Athaar bahkan masih menguap-nguap, “di kamar, mobil dibawa Al antar Ibu dan Mbak belanja ke pasar.” “Ini aku enggak boleh masuk?! Aa, Kai sudah ngamuk!” ucapannya dibuktikan dengan suara tangis Kai dan susternya yang menenangkan. Athaar tidak dengar ada yang menekan bel dari tadi, saking mereka nyenyak tidur. “Kamu di depan rumah?" "Iya, Aa!" "Ck! Ada saja gangguannya! Iya-iya, anakmu memang ngamukan. Nggak ada sabar-sabarnya. Sebentar aku buka pint

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN