Suara deru motor berhenti di depan pagar rumah Anton. Sedu sedan Anton seketika ia hentikan. Ia menyeka air matanya dengan punggung tangan. "Assalamualaikum," suara wanita di seberang sana. Kelihatan hanya ujung rambutnya yang menyembul dari atas pagar. "Wa'alaykumussalam," sahut bibik dan Bu Rasti bersamaan. Keduanya saling pandang. Bu Rasti meminta bibik untuk melihat siapa tamunya. Sedangkan Anton sudah berjalan masuk ke dalam rumah. Diikuti oleh bu Rasti. Mungkin minta sumbangan. Bu Rasti bermonolog, membawa kakinya masuk ke dalam kamar. "Cari siapa Mbak?" tanya bibik sambil memperhatikan wanita di depannya dari ujung kaki sampai ujung rambut. "Betul ini rumah pak guru Anton Yasin?" "Iya betul, Mbak siapa ya?" "Mmm ... saya teman dekat Mas Anton." Dengan suara pelan mendayu mal

