Kunjungan Nyonya Rani 2

1772 Kata

Ayah, Semuanya serba tiba-tiba. Entah harus bersedih atau bahagia. *** Ifa tidak akan terkejut jika suaminya menangis karena duka. Bintang Abimayu jelas manusia, yang sempurna sekali menampilkan ketegarannya di depan Nyonya Rani yang lebih berduka. Tertentu pria ini membutuhkan waktu untuk dirinya dan dukanya sendiri. Namun sebentar lagi mereka akan dipaksa keluar, ke dunia nyata dan menghadapi lebih banyak tatapan iba, kata belasungkawa, mungkin juga cerita mengundang air mata. Masih di depan pintu kamar saat Bintang mengambil tangan Ifa lalu meletakkan di pipinya. “Aku butuh sentuhanmu. Bagi untukku ketenangan. Akal sehatku resah, Ifa.” Ifa mengusap wajah suaminya, tapi tak mengatakan apa-apa. Setelah mengalami kehilangan, akan ada keraguan untuk tampil atau pergi ke permukaan. B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN