Tutup Sementara

1071 Kata

1 bulan kemudian. Galih berjalan menyusuri lorong kampus sendirian dengan beberapa tumpukan kertas di tangannya. Hari baru saja menunjukkan pukul 13.00, pemuda itu hendak menuju area parkir kampus. Galih sesekali melihat ke arah sekitar, ia pun terus melangkahkan kakinya menuju mobil. Lalu tiba-tiba dering ponselnya berbunyi ketika Galih baru saja mendaratkan bokongnya di kursi mobil. "Hallo, Desta. Ada apa?" "Dimana, Bro? Ke rumah gue apa nggak nanti?" tanya suara Desta terdengar lemas di ujung telepon. "jadi. Gue masih di kampus." "Oh ya udah buruan deh kesini, bosen nih." seru Desta lagi dengan nada dramatis di buat-buat. Galih menggeleng heran mendengarnya. "Sabar, nyet." Kesal. Galih memutuskan sambungan telepon dengan sahabatnya tersebut. Sedangkan Desta sudah me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN