Bab. 49 Madu Sang Bunga

1976 Kata

Warning 21+(Khusus Dewasa) Devan tampak menggebunya merambah hutan terlarang untuk menemukan sebuah pintu gua yang belum terjamah. Lalu dengan perlahan dan jantannya, pria itu ini mulai mendobrak masuk pelan-pelan. “Sakit,” pekik Keyza ketika sesuatu memasuki bagian sensitifnya," Sudah, cukup!” pintanya kemudian. Devan menghentikan aksinya dan merebahkan diri di samping tubuh Keyza yang sudah polos. Pria itu tampak terengah-engah seperti orang yang sedang istirahat setelah berlari cukup jauh. Keyza tampak menangis dan berkata, "Aku mau pulang." [Mami, Rama tolong aku!] teriak Keyza di dalam hati. Devan sambil menyeka peluhnya seraya berujar, "Kita sudah menikah, jadi sudah kewajiban mu untuk melayaniku." Pria itu tersenyum simpul dan berlirih di dalam hati, [ Aku harus mendapatkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN