Bab. 51 Musibah

2000 Kata

Hari demi hari berlalu, Keyza terlihat nyaman menjalani pekerjaan barunya itu. Apalagi tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Ia tidak perlu diantar jemput oleh Rama hanya sesekali saja. Dari hasil upah harian yang diterima, Keyza memberikan separuh untuk mami dan sisanya untuk pegangan sehari-hari. Untuk makan ia kerap membawa dari rumah dan uangnya sebesar dua puluh ribu dimasukan dalam celengan Doraemon. Sungguh sangat miris, kalau orang-orang tahu. Nyonya seorang miliader bekerja sebagai pelayan toko. Padahal Devan bisa membeli butik itu jika istrinya mau. Namun, Keyza bukan lah wanita materialistis. Apalagi ia menikah karena terjebak. Entah perkawinan macam apa itu. Keyza segera memberikan sambutan ketika melihat seorang customer pria masuk. "Selamat siang, ada yang bisa saya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN