60

1037 Kata

"Kau memang istriku," Matteo mengakui dengan datar. "Tapi tubuhmu sudah dinikmati kakak angkatku. Jadi, apa salahnya jika aku juga mengambil manfaat darimu sekarang?" Perkataan itu seperti tamparan. Isabella menahan isak, rasa malu dan kemarahan membara di dadanya. Mungkin dia salah karena berselingkuh dengan Leonardo—tapi Matteo yang mendorongnya ke situasi itu. Dan sekarang, dialah yang terjebak, terhina, tanpa daya. "Aku mengaku, Matteo," bisiknya, suaranya lemah. "Aku bersalah telah berselingkuh dengan Leonardo. Tapi kau yang memulai semuanya." Matteo tertawa, puas melihatnya terjatuh. "Akhirnya kau mengakui?" "Ya. Aku minta maaf." "Aku hanya ingin kau punya anak darinya. Tapi kau malah menjalin hubungan dengannya." Matteo mendekat, wajahnya dipenuhi kemenangan. "Ini konsekuensiny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN