Selamat Membaca dan masukan buku ini ke daftar pustaka kalian masing-masing ya thanks! “Ya sudah lebih baik kita lihat saja!”ucap sang bik Darmi sambil menyeret-nyeret tubuh nya yang masih berpura-pura pincang jadi ia terpaksa deh mengikuti nya dari belakang dengan muka harap-harap cemas di wajah nya. “Eh! Bik tunggu dulu”belum sempat selesai mengatakan sesuatu tangan nya sudah tertarik oleh sang bibik dengan langkah sedikit tergesa-gesa. “Ya begini lah jika emak-emak yang sudah kepo sangat diluar jangkauan pikiran nya”gumam nya dalam hati berkata sangat lirih. “Permisi-permisi kami mau lewat”ujar bik Darmi dengan menerobos masuk kerumunan orang-orang yang ada di sana, sedangkan Rafaela hanya bisa gigit jari di belakang sana. “permisi ada apa ya pak polisi datang kemari”ujar bik Darmi

