32. Tak Perlu Minta maaf (2)

1002 Kata

Pembunuh itu berlari kearah Lana dengan pisau teracung, siap menghujam! Mungkin pembunuh itu murka, rencananya rusak berantakan! Dan dia berniat mengalihkan kekesalannya dengan membunuh Lana. Seharusnya Lana berlari menghindar. Namun dia justru terpaku di tempat, hingga teriakan Madam Liem menyadarkan dirinya. “Hei, Young Lady ... lariii!” Lana terkesiap, lantas berlari secepat mungkin. Sialnya, dia tersandung kursi dan jatuh terjerembap ke atas lantai. Pembunuh itu menyeringai sebelum mengayunkan pisaunya pada Lana. Dor! Lana mendengar suara pistol menyalak sebelum kesadarannya hilang. Pandangannya semakin kabur dan dia tenggelam dalam kegelapan. *** “Kamu baik-baik saja?” Ketika Lana tersadar, suara itu yang didengarnya pertama kali. Dulu, di masa lalu ada seseorang yang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN