42. Godaan Ringan

1074 Kata

Bunga sengaja menunggu Dilan di depan pintu gerbang sekolah. Gadis itu mengabaikan banyak cowok yang menggodanya. Dia hanya tersenyum hambar, sementara tatapannya tertuju pada jalanan di depannya. “Bunga, tumben kamu berdiri di gerbang sekolah. Apa yang kau lakukan disini?” Helena yang baru tiba menegur sahabatnya. “Nothing. Hanya iseng,” sahut Bunga sekedarnya. “Ck! Ngapain iseng di gerbang. Gak asik. Yuk, kita ke kantin. Aku belum sempat sarapan tadi. Temani makan yuk.” Ajakan Helena tak menggoyahkan niat Bunga. “Kau pergilah sendiri. Aku sudah kenyang, malas ke kantin.” Terkadang Bunga bisa keras kepala. Tak ada gunanya membujuk gadis itu. Helena mengangkat bahu sebelum memasuki sekolah. Meninggalkan Bunga yang sibuk memperhatikan orang lalu. Bunga hanya mengama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN