"Heii, kemarilah," ucap Darren. "Bapak manggil saya??" tanya Riana sembari menunjuk wajahnya. "Memang kau fikir ada orang lain di sampingmu," jawab Darren datar. Riana pun akhirnya mendekat. "Masuklah," ucap Darren. Bukan hanya Riana, tapi orang orang yang tadi mengusir Riana pun kaget melihat Riana yang di minta masuk ke lift khusus milik Darren. Darren tidak pernah mengizinkan siapa pun masuk ke dalam lift itu selain Rama atau pun keluarganya, tapi entah kesetanan apa Darren sehingga mengizinkan sekertarisnya menggunakan lift tersebut. "Nggak usah Pak, saya lewat tangga saja," ucap Riana. Tanpa menunggu lama, Darren pun menarik Riana masuk ke dalam liftnya, dan setelah itu lift pun tertutup. Tiba-tiba suasana menjadi canggung di antara Darren dan Riana. Setelah di fikir-fikir, t

