''Uuuch cantiknya..'' ''Siapa dia?" ''Dia bukan orang Tong Shi" Banyak bisikan-bisikan yang di tujukan kepadanya. Tapi tak ada yang ia hiraukan. Gadis itupun melangkah ke kedai teh paviliun mawar. Dan duduk di dekat jendela menghadap kerumunan di tengah alun-alun. ''Nona apa yg anda pesan?" Tanya pelayan. '' satu teh dan cemilan yang terlezat disini" ''Oke. Tunggu sebentar nona" ''Hmmm" Setelah pelayan itu pergi, gadis itu pun memejamkan matanya. '' Xiexua...kamu mendengarkan niang..'' gadis itu Mengirim gelombang telepati jarak jauh. Walaupun kesadarannya tidak sebesar dan setinggi dahulu, ia masih bisa mengirim telepati ke putra putrinya. Duke Song Zhangxie merasakan gelombang batin yang sangat besar keluar dari gadis cantik pendatang baru itu. Ia terus memperhatikannya. Sia

