Keadaan atau suasana dirumah Fisya sedang tidak baik-baik saja . Fakta tentang Ayah yang memiliki dua istri itu ternyata sudah diketahui oleh adik-adiknya . Marah , kecewa , sedih , itulah yang Lintang dan Angkasa rasakan . Keharmonisan dalam rumah telah sirna , saat ini yang ada hanya nya aura kemarahan yang menyelimuti rumah itu . Surga nya kini berubah seakan menjadi Neraka . Afisya berusaha memadamkan api amarah yang bersarang dihati para adik nya itu . Karena terlalu kecewa nya mereka , hingga memaksa Bunda untuk berpisah dengan Ayah nya . Dan Fisya tidak terima akan hal itu . Ayah dan Bunda nya harus tetap bersama , maka dari itu Fisya saat ini mencoba memberi pengertian kepada Lintang dan Angkasa agar dapat berpikir dengan jernih . "Emang nya kalian mau kalau orang tua kalian

