Part 44

1127 Kata

°° "Hari itu semua yang kamu lihat tidak seperti yang kamu bayangkan Syafa! Semua berawal kala Jiddan mengajakku taaruf lalu aku menerimanya tapi terlambat. Dia sudah menikah denganmu, tetapi papaku tidak mengetahui itu. Memang salahku karena tidak memberitau papaku kalau kami tidak jadi untuk taaruf. Maafkan aku Fa, aku tidak bermaksud untuk merebut Jiddan. Kala itu papaku sakit jantung, aku tidak tega untuk menceritakannya. Apalagi kami baru saja kehilangan mama. Aku tidak sanggup membuatnya bersedih lagi," jelas Mbak Mira dengan menyeka air matanya. Aku mendengarnya dengan perasaan campur aduk, ku fokuskan untuk mendengarkan ceritanya tanpa memotong sedikitpun, "Sampai akhirnya papaku drop dan harus segera dilarikan kerumah sakit. Itu terjadi tak lama setelah aku bertemu denganmu di c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN