Chapter 35

1658 Kata

Yuda terdiam tatapan matanya tertuju kepada Windi yang jauh di sana. Setelah kejadian tadi, Windi tidak mau berdekatan dengannya bahkan meliriknya pun sangat sulit untuknya. Yuda menarik nafasnya dalam menyentuh keningnya gusar. Arhan datang dengan membawa kopi di tangannya dan memberikannya untuk Yuda. Arhan tidak mengajaknya ngobrol, dia membiarkan Yuda untuk tenang lebih dahulu. Tidak mudah untuk menenangkan Yuda apa lagi sikap Windi seperti ini, semakin membuatnya tidak tenang. Arhan ikut menghela nafasnya, dia sudah memastikan Layla bersama dengan Windi. Gadis itu tidak mau berjauhan dengan Layla walaupun sesaat. Yuda mendongak menatap hitamnya langit di malam hari, dia bingung harus apa dan bagaimana. Dia berhasil membuat gadisnya takut dan berujung menghindarinya. "Gue g****k"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN