Matanya terus memperhatikan Layla dari kejauhan, bibirnya menyunggingkan senyuman melihat Layla tertawa meskipun bukan karenanya. "Arhan," Arhan menengok menerima air minum dari Windi yang tadi mengantarnya, "makasih Win," Windi mengangguk, matanya ikut menyaksikan Layla yang tidak berhenti tersenyum karena Niko. "Gue kasihan sama lo makanya gue ajak lo ke sini." celetuk Windi. Arhan meliriknya saja, "gimana perasaan lo ketika ngeliat Layla berduaan sama cowok lain selain lo?" tanya Windi lagi. Arhan terdiam begitu saja, Windi tersenyum remeh meliriknya, "ah gue lupa lo nggak punya hati makanya nggak ngerasain apa yang dia rasain waktu lo selingkuh sama Dahlia." Arhan menghela nafasnya mendengar ucapan Windi yang tajam, Arhan tidak lagi mengelak dan dia menerima hujatan yang disamp

