Chapter 45

1472 Kata

Arhan menghela nafasnya lelah, gadis itu selalu membuntuti dirinya kemanapun dia pergi. Seperti saat ini, Arhan membiarkannya namun mengabaikannya pula. "Arhan" Hanya matanya saja yang merespon, "hei" Arhan menepis kasar tangannya yang sempat menyentuh tangannya, matanya menatap gadis itu tidak suka dan benci. "Jauhi gue." Tekannya lalu beranjak pergi menyampirkan tasnya di bahu kanannya. Dia tidak fokus karena dia, Windi tidak ada di sampingnya karena gadis itu berencana untuk berhenti kuliah. Dahlia Yunita adalah namanya, gadis yang sempat menjadi masa lalu Arhan dan gadis yang pernah dia cintai. Dahlia kembali membayangi kehidupannya ketika dia tidak bersama Layla, sang kekasih dan itu membuatnya resah. Bukan karena takut ketahuan melainkan tidak mau Layla kecewa. Belakangan ini Ar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN