Kau pikir aku takut denganmu? Jika kau bisa melakukannya, mengapa aku tidak? Bahkan, aku bisa membalas dua kali lebih menyakitkan. *** Jam pertama selesai digantikan oleh Bu Hana--guru fisika yang galak dan judes. Alena yang duduk di sebelah Olly mengeluh kesal karena pelajaran yang membosankan. Bibirnya tidak berhenti mengomel tentang Bu Hana yang tidak pernah menoleransi siswa. Salah sedikit, dibentak. Tidak mengerjakan tugas, dihukum seperti hukuman seumur hidup. Berbicara sendiri, dimarahi. Coba bayangkan bagaimana siswa tidak stres? "Males gue. Liat Bu Hana rasanya pengen lari dari kenyataan." gerutu Alena. "Ly, bolos aja, yuk?" "Hush!" Olly memukul kepala Alena dengan bolpoin. "Lo sekolah buat belajar, bukan bolos." Alena mengelus kepala sambil mengerucutkan bibir lucu. "

