Bab 26

1543 Kata

Bram, Hanny, dan Stella memasuki rumah secara diam-diam. Bram dan Hanny takut ketahuan oleh papinya.                 "Sstt, jangan berisik." Bram menaruh jari telunjuknya di depan bibir, sambil menoleh ke Stella.                 "Gue diem aja dari tadi, Bram."                 Bram menyengir, dan terus menggandeng tangan Stella. Mereka bertiga berjalan menaiki tangga dengan perlahan. "Lo tidur di kamar Hanny. Oke? Goodnight," ucap Bram tersenyum kecil.                 Stella sempat melirik Hanny. "Gue belom ngantuk, Bram."                 "Terus?" Bram mengerutkan alisnya. Merasa sedikit bingung. Ia kurang peka.                 "Oh, aku ngerti. Kak Stella masih mau ngobrol sama Bang Bram, kan?" Hanny mendengus geli. "Boleh, tapi aku harus ngawasin kalian."                 "Apa sih, H

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN