Setelah makan malam Dave dan Fani duduk di ruang keluarga menghabiskan waktu bersama sambil menonton TV, Dave membaringkan tubuhnya di sofa dan kepalanya berada di pangkuan Fani. "Sayang menurutmu anak kita laki-laki atau perempuan?" tanya Dave sambil mengelus perut Fani. "Hhmmm... Bagiku laki-laki atau perempuan sama saja yang penting anak kita sehat dan sempurna," jawab Fani. "Kau benar sayang, rasanya aku tidak sabar ingin segera melihat anak kita lahir dan aku akan menjadi seorang Ayah" ucap Dave lalu mencium perut Fani. "Iya Sayang, aku juga tidak sabar ingin cepat menggendong anak kita,” ucap Fani tersenyum. Tanpa terasa jam dinding sudah menunjukkan pukul 10 malam, Dave kemudian mematikan TV nya dan mengajak Fani untuk tidur. "Sayang sudah larut malam ayo kita tidur!". Fani

