Wajah Siska masih terlihat murung, ia melamun sambil menatap keluar jendela selama perjalanan pulang dari Rumah sakit. Reyhan berniat ingin menghibur Siska tapi ia tidak tahu bagaimana caranya. "Apa yang harus aku lakukan supaya Siska tidak sedih lagi," guman hati Reyhan. Reyhan lalu memberhentikan mobilnya di sebuah Mall, ia ingin mengajak Siska berbelanja. Reyhan berharap Siska tidak merasa sedih lagi, Siska berpikir ia sudah sampai di Rumah, Siska baru tersadar kalau ia tidak berada di rumahnya setelah ia keluar dari mobil. "Rey, kok kita ke Mall mau ngapain?" tanya Siska bingung. "Aku ingin membeli makanan, kau tahu sendiri aku belum menikah jadi tidak ada yang memasak untukku sedangkan calon istriku tidak mau menikah denganku," ucap Reyhan menyindir Siska. Bola mata Siska mem

