Cassie perlahan melangkah maju memasuki kedai ikan di depannya. "Ikan yang mana yang akan Anda pilih?" tanya seseorang yang menunduk sambil mengelap sisi meja. "Kalau aku menginginkan kau, bagaimana?" tanya Cassie. Pria itu mendongakkan wajahnya. Ia begitu familiar dengan suara wanita yang ada di depannya. "Cassie," kata pria itu. "Hai, Alex. Apa kabar?" sapa Cassie pada Alex. Ya, kini Alex bekerja di sebuah kedai ikan milik teman ayahnya. Bukannya membalas pertanyaan Cassie. Alex malah melepaskan celemeknya lalu hendak pergi. "Kau mau ke mana? Tidakkah kau menghargaiku yang sudah jauh-jauh kemari?" tanya Cassie dengan lirih. "Kau mau apa kemari? Apa kau membawa polisi untuk menjebloskanku?" tanya Alex. "Apa kau lihat ada polisi bersamaku? Tentu tidak, bukan. Aku kemari karena aku

