36

1045 Kata

"Andra," panggil Dara dari belakang, ketika dia mendapati sosok Andra yang baru datang, berjalan di koridor sekolah. "Andra," Dara memanggil lagi dengan suara lebih keras. Karena dia pikir mungkin Andra tidak dengar. Namun cowok itu tetap terus berjalan dengan tatapan lurus ke depan, mengabaikan Dara. Bukannya tidak dengar, Andra memang sengaja tidak ingin bicara lagi dengan gadis itu. Malahan dia juga berusaha untuk tidak melihat wajah Dara. Dara mencoba untuk mengejar, tetapi seketika kakinya terasa seperti tersandung sesuatu. Saat Andra membalikan badan, dia mendapati cewek itu tersungkur di lantai koridor. Banyak orang di sana, dan semua menertawakannya. Dara memerhatikan orang-orang di sekelilingnya, mereka mengolok-golok dirinya puas. Dara berharap penuh, Andra bisa menyelamatkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN