Suatu keberuntungan bagi Dara, ternyata pak Suryo—guru PKn yang memiliki ciri khas suara medhog—hari ini tidak masuk. Jadi, dia tidak perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah ditanyakan Andra tadi. Lagi pula mood-nya sedang tidak beres semenjak kejadian beberapa menit lalu. Wajah Dara yang tegang plus pucat pasi saat memasuki ruang kelas, membuat Leo dan Lita bertanya-tanya apa yang telah terjadi oleh temannya itu. Ditambah Dara berjalan kaku, sorot matanya kosong, dan keringat membasahi dahinya. Leo dan Lita saling pandang. Leo menggedikkan dagunya mengarah ke Dara, seolah bertanya 'kenapa tuh anak?' Lita menautkan kedua alisnya, kemudian menggeleng 'gak tau' "Lo kenapa, sih? Mirip mayat idup tau, gak," tegur Lita pada teman sebangkunya yang baru saja duduk dengan ekspresi tega

