Dua hari berikutnya, Aro melakukan apa yang ia janjikan. Dia membawa setumpuk brosur tentang jasa psikiater, dan selusin buku tentang psikologi. "Semua Jenis Emosi yang Tidak Sehat", "Fokus Berlebihan pada Seseorang", "Macam-Macam Respon Naluriah antara Laki-Laki dan Wanita", dan masih banyak lagi dengan judul-judul yang serupa. Raymond yang sedang mempelajari proposal proyek, menoleh pada semua buku dan brosur yang Aro bawa, dan menatap asisten pribadinya dengan pandangan yang sangat tajam. "Apa maksudmu?" tanya Raymond. Nadanya tenang, tetapi mengandung ketidaksukaan yang sangat jelas. "Sir, ini sebagai bentuk kepedulianku padamu!" Raymond adalah orang yang memiliki konsentrasi tinggi dan tidak pernah dikacaukan oleh kaum hawa. Teringat apa yang telah Raymond sampaikan dua malam

