“KEY…!” Key, gadis yang hampir menganggukkan kepalanya itu langsung berbalik. Dan seketika itu juga ia melototkan matanya. Antara tidak percaya dan terkejut menatap siapa yang saat ini sedang berdiri beberapa meter di depannya. Dengan kedua tangan yang bertumpu pada kedua lutut sambil menatapnya dengan nafas yang tinggal satu-satu. Key dan Dimian saling menatap. Tidak, lebih tepatnya Key sadar bahwa Damian sedang menatapnya. “Kau kenal dengannya?” Key menatap Damian, tidak menjawab lelaki itu karena kaki Key benar-benar sudah langsung menjauh. Damian yang menatap Key tiba-tiba berlari ke depan hanya membuat kesimpulan sementara bahwa mereka pasti saling kenal. Damian menatap interaksi mereka lagi yang terlihat hangat. “Anda membawa seorang gadis menemui sosok itu, apa anda sudah ya

