Chapter 18 : You're My Girlfriend Now (2) ****** YA TUHAN, aku mulai merasa kalau ada yang tidak beres dengan Bu Elika itu. Namun, meskipun begitu, aku merasa bersalah jika aku menebak yang bukan-bukan. Aku lalu kembali mendengarkan Justin. Ini jatuhnya seperti menguping, sih, tetapi ya sudahlah. "Berbicaralah dengan benar, Elika. Ini jam kerja dan lebih baik kau serius." "Hm." Kali ini, Justin tiba-tiba menoleh ke arahku dan aku mengernyitkan dahi ketika pandangan kami bertemu. Setelah itu, dia fokus menatap jalanan lagi dan menjawab, "Violette." Aku mengangkat alis. Apa yang sedang mereka bicarakan? Ah, kurasa Bu Elika menanyakan Justin sedang bersama siapa. Entahlah. "Aku tutup jika kau tidak ada perlu apa pun," ujar Justin, lalu dia mematikan sambungan telepon itu dan meletakka

