“Aduh! Aduh pinggang gue mau copot! Aduh gue jadi remaja jompo nih, sakit banget, aw!” keluh Arin ketika penantiannya berakhir. Perjalanan 193 kilometer jarak yang telah ia tempuh dari rumah mamanya di Garut sampai ke rumah yang dia miliki di Bogor dan hanya menggunakan motor sport tentu membuat pinggang Arin serasa retak meski setiap kali mereka harus berhenti atau sekedar beristirahat meluruskan punggung. Waktu yang di habiskan sampai sepuluh jam lebih sebab banyak insiden yang terjadi selama perjalanan pulang. Macet? Jangan ditanya, itu hal yang biasa. Hujan? Tentu saja, memasuki daerah Bogor, hujan setia mengguyur daratan. Oh, jangan lupakan insiden terbaik hari ini yaitu menolong seorang ibu yang hendak bersalin! Mengingat hal itu Arin kembali tersipu malu saat wajah dan suara Satr

