30

796 Kata

"Futsal apa pulang sampe jam sepuluh gini?" Al berhenti melangkah namun tidak menoleh ke sumber suara. "Kamu bukan anak kecil lagi seharusnya ngerti dibilangin sekali," Rafa yang sedang duduk di sofa ruang tamu bangkit berdiri untuk berjalan mendekati Al. Rafa berdiri di sebelah Al seraya mencium aroma tubuh laki-laki itu. Tidak ada bau alkohol, tidak ada bau asap rokok. Masih aman, pikirnya. "Gimana Papi mau ngasih izin ini itu sementara pikiran kamu masih anak-anak?" "Enam belas tahun bukan anak-anak lagi," "Kalo dari segi umur iya, untuk pikiran enggak." Al mengunci mulut rapat-rapat. "Kamu itu udah mulai dewasa seharusnya bisa berpikir dewasa juga. Papi ngelarang ini itu karena Papi masih peduli sama kamu, kalo kamu gak suka sama larangan Papi ya udah itu artinya kamu gak suka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN