26

1165 Kata

Al membuka mata lebar-lebar di pukul dua dini hari. Setelah mendengar rengekan adiknya yang cukup melengking, Al sama sekali tidak bisa tidur sekarang. Al keluar dari kamarnya, ketika membuka pintu ia langsung mendapati ayahnya tengah berdiri di dekat kursi santai sambil menggendong adiknya. Rafa menepuk-nepuk pelan bagian paha anaknya dengan keadaan mata yang sudah sangat mengantuk. "Gak ngantuk? Papi ngantuk lho," ucap Rafa pada anaknya yang sudah tidak lagi menangis namun kedua mata nya terbuka lebar. "Pi," Rafa menoleh menatap Al yang langsung duduk di kursi. "Kita bobok yuk,"  Tentu tidak ada respon di si kecil dan Rafa terus membujuk anaknya untuk segera tidur. Rafa menggoyangkan tubuhnya ke kanan dan kiri dengan mata yang tertutup sebab ia sudah tidak bisa menahan kantuknya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN