22

953 Kata

"Keren sih," "Iya dong kan keluaran baru," Al terlihat angkuh di depan teman-temannya yang sedang memperhatikan motor miliknya yang baru saja dibelikan oleh Rafa. "Percuma gak lo bawa ke sekolah," "Tenang aja ntar bakal gue bawa," "Bukannya gak dibolehin sama nyokap lo?" Tanya teman Al. Al mengibaskan tangannya, "diawal-awal doang bilangnya gak boleh, ntar nih motor bakal gue bawa. Makin nempel dah tuh ciwi-ciwi di sekolah sama gue." Al tersenyum lebar seraya membayangkan bagaimana relasi murid perempuan ketika melihatnya datang ke sekolah dengan mengendarai motor besar. "Halu lo makin menjadi-jadi." Senyuman Al hilang seketika berganti dengan wajah yang datar. "Seneng dong yang mau punya adek,"  "Gak ah b aja," balas Al. "Keliatan amat gak ikhlas nya,"  "Lagian Al udah gede jug

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN