Aurelia begitu nyaman chating dengan Felda. Aurelia tidak menyadari Arva begitu cemburu pada benda pipih yang berada di tangannya. "Cantik, cantik.." panggil Arva berulang kali "Ada apa sih Ar?" ucap Aurelia "Kenapa handphone itu lebih menarik dari aku" ucap Arva cemburu "Kamu ngomong apa sih, aku lagi chating dengan Felda" ucap Arva "Oh kirain...." Arva menghentikan perkataannya "Apa??" ucap Aurelia kesal "Bukan apa-apa, aku minta bantuan cantik" ucap Arva basa basi "Bantuan apa Ar?" ucap Aurelia "Sini, kamu bantuin melihat laporan ini ada yang salah apa tidak" ucap Arva yang membuat Aurelia mendekat. Arva menyerahkan tab nya yang berisi laporan keuangan. Arva benar-benar tidak berharap istrinya mengerti laporan keuangan. Hanya saja Arva ingin istrinya meletakkan handphone dan b

