Bab 42

1004 Kata

Pagi hari yang cerah, Arva bangun dengan semangat baru. Arva bersiap berolahraga di tempat gym. Saat menggunakan peralatan, Arva melihat Rean yang juga berolahraga. "Pagi kak" sapa Arva dengan ramah Rean menghentikan aktivitas dan memandang saudara iparnya "Pagi" sapa Rean balik "Lagi olahraga kak" ucap Arva "Tentu, meski sibuk bekerja kita juga harus rajin berolah raga" ucap Rean "Setuju" Keduanya pun melanjutkan olahraga. Setelah itu keduanya sarapan dengan papa dan mama. Sarapan kali ini sangat hening karena fokus pada makanan masing-masing. Saat di kantor, Arva merasa jenuh dan bosan. Apalagi Aurelia belum menghubungi, Arva rindu. Meski berusaha untuk tidak menghubungi istrinya, namun akhirnya goyah dan mencoba video call istrinya. Pada kesempatan pertama gagal, telpon terhubu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN