69. Ayah angkat

803 Kata

Arten sedang ngopi sambil merokok di balkon, dia memandang senja yang tampak begitu indah. Arten merindukan Aluna, tapi masih belum bisa ke sana karena takut jika nanti Januar mengirim mata - mata mengikutinya dan tahu keberadaan Aluna. "Bos, Orang tua Januari sudah pergi semalam, " ucap Pain yang baru datang. "Tidak apa - apa, biarkan saja. Karena aku juga tidak punya pikiran untuk membunuh mereka, " jawab Arten santai. "Bos, kalau begitu sekarang kita bagaimana? Justin sudah mengeluh dengan pekerjaan barunya, " tanya Pain lagi. "Aku tahu ini akan terjadi, karena Justrun menyukai kebebasan dan sudah terbiasa hidup di alam liar. Kirimkan beberapa wanita cantik untuk menghibur nya! " "Iya, Bos. Terus sekarang kita akan bagaimana?" tanya Pain. "Tidak perlu terburu - buru, kita lih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN